Aku adalah siswi SMA kelas dua. entah kenapa sekarang aku benci diriku. Aku lalui hariku dengan senyum terpaksa di bibirku, aku tak dapat menerima kenyataan bahwa sekarang yang aku jalani adalah berbeda. Aku mendapatakn pelajaran hidup yang tak aku dapat terima, bahwa aku benci perubahan dan satu yang aku mau adalah kembali kemasa lalu.
Pada awalnya aku hanya siswa disebuah desa, aku begitu bahagia dengan hidupku, sifat kekanak-kanakanku menyebabkan teman-temanku sayang kepadaku, aku dijahili dan aku adalah bagian penting dikelas. Tak pernah sedikit pun terlintas dalam benakku rasa jenuh atau malas untuk bertemu dengan teman-teman disekolah. Aku dan teman-temanku begitu kompak, mereka selalu membuatku tertawa dan aku tidak pernah merasa kecil hati jika berada didekat mereka. Dan yang paling aku aku suka dari mereka adalah kesederhanaan. Hingga akhir kenaikan kelas aku dan keluargaku harus pindah karena ayaku mendapat pekerjaan dikota dan saat itulah awal kehidupan baruku dimulai.
Aku tak seceria dulu. Aku menjadi pendiam dan aku bukan menjadi bagian penting dikelasku. Aku enggan bebaur dengan teman sekelasku. Sekarang hidup tak memihakku lagi. Teman-teman sekarang yang aku anggap mereka cocok denganku tetap saja berbeda, aku harus tepaksa tertawa terbahak-bahak karena lelucon mereka yang aku anggap biasa saja, mereka begitu berbeda, sedangkan temanku yang lama begitu lucu hingga aku dibuat nangis oleh lelucon yang tanpa dibuat-buat. Aku harus menyesuaikan diri dengan anak kota yang harus berpenampilan menarik jika pergi kesekolah, mereka tidak benar-benar tahu makna kehidupan. Disini benar-benar berbeda. Aku bukan lagi gadis kesayangan teman-temanku lagi, aku adalah perempuan yang tidak tahu akan keberadaannya. Aku sering sekali membeda-bedakan mereka dengan teman lamaku.
Tapi jika aku terus membeda-bedakan mereka kapan hidupku akan bahagia? Jika aku terus enggan berbaur dengan temanku kapan aku akan merasa senang? Iya benar aku teralu egois akan kehidupanku, aku sadar mereka berbeda jadi kenapa aku memaksakan mereka dengan mempunyai sifat dengan teman lamaku!! Hidup itu tak selalu seperti apa yang aku mau jadi aku akan membiasakan diriku dengan kehidupan baruku, kini jika aku membuka diri dan mersa nyaman apa yang aku punya sekarang, sebenarnya mereka semua tidak seburuk yang aku fikirkan, aku mencoba lebuh bijaksana dalam berpandangan hidup.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar